Rabu, 14 September 2011

Sang Pejihad


Dia Terhunus dalam Perang suci
Berharap tetap tegar
Namun ia Limbung
Limbung Di pelukan bumi

Wajah tengadah
Menatap indah langit
Bibirnya sumringah

Dalam sakaratulmaut
Ia bersenandung parau
Penuh melodi cinta

LailahaillALLAH Muhammadarrasulullah.

Darah segar mengalir
Mensucikan Bumi Allah
setiap tarikan Ruh
adalah penantian panjang
untuk segera bersua
Pada sang maha PenCinta

ALLAHUAKBAR!
Dalam Kedipan terakhir
Ia tersenyum beku,
Tak terlukis indahnya paras,
Berserinya ia dikegelapan sahara

Langit telah lama menunggu pejihad suci,
membuka lebar bagi sucinya ruh,
Yang berjihad demi ALLAH.

kini iaTelah kembali dipelukan sang Haliq

Tidak ada komentar:

Posting Komentar