![]() |
yang kemarin bahagia sebab
terpenuhi haknya
Kini ia sudah menangis lagi
Lagi, begini lagi, begini lagi,
Lagi, ia sudah tak tahan karena tertahan pada jiwa yang gila
dunia
Ah gilanya pada dunia belum kunjung berujung
Malah seemakin memahkotai kebanggaan
Padahal jelas-jelas ruh meronta
Semakin asik bermain hati pada sang pujangga dunia
Saling menyajak tentang keindahan dunia lewat hati yang
berbalut kafan
Seakan lupa jika waras adalah hak ruh
Bagaimana juga tak berhak?
Sebab kelak ianyalah yang akan bersusah payah bertanggung
jawab dihadapan Rabbnya
Pun menjadi sebuah penentuan
kemanakah kelak ruh akan dicampakkan?
Ia, sebelum ruh juga ikut gila bersulit-sulitan dihadapan
sang Rabby...
Berwaras-waras dan bersajaklah untuk Rabby
Berjuanglah dalam berlirih dan menghamba, meski sulit
Sebab ruh masih punya
waktu... masih ada waktu....
karena rahmatNya tak akan
pernah putus






Tidak ada komentar:
Posting Komentar