Antara KOMSAN dan KOMSAT
Berada di KAMMI?
Siapa yang nyangka?
Ospek dan
perkenalan berbagai UKM kala itu membuat ana mulai berfikir dan memutuskan
kegiatan apa yang harus dipilih pasca masuk kuliah nanti. Singkat berfikir
pilihan itu jatuh pada ukm dengan presentasinya sebagai berikut: KOMSAN 70%,
Mapala 20%, Pramuka 10% (kire-kire segitu la)
Pasca masuk
kuliah yah, seperti biasa para senior nampak begitu gencar menyebarkan
selembaran-selembaran. Selembaran apa? Jelas sudah selembaran plus promo-promo
UKMnya masing-masing. Yang masih ana ingat waktu itu ada LDK, HMI dan Komsan
yang terlihat berpromo dan masuk-masuk berbagai kelas termasuklah kelas ana
waktu itu. Dan Promonya mas-mas dari Komsan sekaligus acting yang dipamerkan
itu lo yang membuat ana semakin bertambah yakin kalau KOMSAN adalah pilihan
yang tepat.
Berbagai
formulir pun sudah ditangan, termasuk formulir Komsan sebagai UKM yang saya
incar kala itu. Mengisi? Sudah jelas. Tapi sebelum menyerahkan keUKM tersebut. seperti
biasa sebelum memilih sebuah keputusan ana meminta pendapat abang ana yang
kebetulan punya begraound gerakan (PKS, SALAFI, HTI). Dan inti dari nasehat itu
adalah bahwa ana jangan terlalu cepat memilih organisasi, lihat serta .. dulu
dengan matakuliah, agar bisa fokus juga dalam kuliah. Sebagai adik yang baik
dan nggak ngerti masalah dan dinamika dalam kuliah perkuliahan tentu ana manut dan siqqoh dengan yg lebih
berpengalaman walaupun dengan berat akhirnya ana putuskan untuk menunda
berorganisasi. Ah tapi lagi-lagi KOMSAN telah merayu ayu ana dengan pertunjukan
(sering diadakan malam) yang memukau. J
Semester dua
saat sedang mentoring(tapi belum LDK) dipendopo saya dihampiri oleh sesosok
kakak yang tidak jauh beda perawakannya dengan kk mentor saya, berjilbab guede
lengkap dengan sapaan yang kalau ana bilang waktu itu “Muslimah banget”. Eh
ternyata dia promosi organisasi, Organisasi apakah ia? Yap organisasi Ekstra
Kampus KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) dan inti promosi yang
ana dapat waktu itu adalah bahwa organisasi KAMMI adalah organisai Ekstra yang
besar. Sejenak saya berfikir “kalau organisasi ini organisasi Ekstra pasti
banyak orang yang mengikuti karna tidak terhalang oleh kampus, orang-orangnya
juga pasti besar, dan keberadaan ana nanti bakalan tidak memberikan pengaruh dan
kontribusi apapun”. “Baiklah sepertinya boleh juga untuk coba-coba sembari
menunggu KOMSAN membuka pendaftaran lagi”. Dalam hati
Dan bagaimana
selanjutnya? Ah pasti sudah bisa tertebak bukan? 3 hari dauroh bersama
orang-orang yang besar ternyata banyak sekali mempengaruhi ana. Bahkan dalam
hitungan 3 hari itu mampu meluluhkan hati saya yang keras soal berpakaian
khususnya rok (ups). Materinya si lumayan nggak kenak. Tapi ukhuwahnya itu lho,
kebaikan kakaknya itu lho, lembut kakaknya itu lho, senyum kakaknya itu lho, dan
banyak lho... lho.. lainnya yang membuat ana semakin betah dan memastikan akan
mendalami. *Nikmatnya berkumpul dengan orang yang sholeh....
Lalu bagaimana
dengan cerita si KOMSAN? entah lah seiring berjalannya waktu dan pemahaman yang
ana dapat. Ana mulai merelakan kepergiannya walau terkadang masih begitu perih
untuk ana jalani *ea. Dan ana sadar bahwa di KAMMI punya segalanya. Jika dulu
ana bermimpi menjadi pemain teater dipanggung yang tinggi besar serta ditonton
oleh beribu orang yang terpana dan terdiam, ternyata Allah juga mengabulkan,
saat kapan? Yah saat ana mendapat Job mengendle Aksi Taterical Jalanan dengan
panggung yang begitu luas serta ruangan yang luas tanpa batas, tertonton pula
oleh seribu mata-mata menculik lirik, lebih rela merilik dari nyawanya. Jika
dulu bermimpi mengikuti mapala karna kecintaan terhadap hutan ,hoby Hecking dan
menyusuri Hutan yang penuh tantangan, ternyata Allah juga mengabulkan, saat
kapan? Lagi-lagi saat KAMMI turun Aksi karna kecintaan kami kepada Allah, hecking penuh semangat dengan
membela kebenaran umat yang meski dibela, dan menyusuri kendaraan-kendaraan
yang setiap kali siap saja untuk menyerempet atau mengantarkan kami menuju
Syuhada. Jika dulu bermimpi mengikuti Pramuka karna begitu banyak kegiatan seru
menjalin kekompakan ditenda dan ingin lagi berkeliling Indonesia. Ditenda KAMMDA
ana lebih banyak belajar bagaimana menjalin ukhuwah karna Allah yang InsyaAllah
tidak hanya mengantarkan ana keliling pontianak, tapi juga keliling Surga... Amin
ya Robbal’alamin
*Ah KOMSAN itu terkadang masih
menyenggolku, dan Allah mengabulkan pula untuk yang ini kata KOMSAN yang masih
begitu menyenggol fikiranku terganti dengan kata KOMSAT yang tidak hanya
menyenggolku tapi juga mnceburkanku dikepengurusan J
*Lewat kalian pula ikhwahfillah,
ana masih bisa berdiri terus belaajar memperbaiki diri walau tertatih, *Ea.
Sukron Jazakumullah
NB:
#YANG TERBAIK MENURUT KITA BELUM
TENTU MENURUT ALLAH ITU BAIK J
#ALLAH TAK PERNAH INGKAR JANJI J







