Senin, 03 Juni 2013

Misteri





Misteri cinta dari sang Presiden untuk Bocah garuda
Begitu misteri, hingga tak terjamah  lagi
Mengabur, dan terhalang Hingar bingarmu!
Terkapar sudah mereka menunggumu
Begitu kecil terpojok disudur gelap
Menanti misteri yang sesak untuk dimisterikan!
sampai tak lagi menikmati nafas
Terlalu lama menunggu untuk sekedar bernafas lega
Nafas-nafas wangi bahagia …

Yang tersisa sekarang adalah
sekedar memungut remahan ilmu diantara…
Intuisi disesobekan kertas Koran lusuh!
Imajinasi melangit dibalik celah sekolah!
Harapan mendunia diantara ujung ketinggian gundukan sampah!
Kahayalan – khayalan besar pada rumah-rumah ramah tanpa atap!
Jejak-jejak mendunia disungai-sungai berhias sampah yang berjuang bermuara kelaut lepas!

Sungguh menahan tangis diantara kekuatan yang rapuh
Berjuang tanpa ampun!
Melawan dan berpijak diatas bumi bermahkota tuntutan!
Tuntutan penuh misteri!
Sampai kapan memendam misteri itu bapak?

#Bersabar ya Adek Kecil ^_^

Do'a #2



Robby…
Jaga aku dari raja malas
Yang  memerintah lengah dalam menyegerakan panggilanmu
Jaga aku dari buaian malam
Yang memalaskan menyambutmu disepertiga malammu
Jaga aku dari kebosanan
Yang menghalangi menjemput rizki lewat Dhuhamu
Jaga aku dari kebodohan
Yang menutupi matabatinku untu mendekatimu
Robby…
Kumahohon dengan sangat jaga aku mohon dari ketidak warasanku.
Menggilakan duniawi
Robby,,, dengan bersimpuh penuh dosa dan pengharapanku hadapkan denganMu….
Lenyapkanla kesombongan mana kala ia mulai berkecambah dihati
Menumbuhkan kehampaan dihati: Tak ada tangis, tak ada rasa menyayangi, kerontang namaMu, mencongkak pada manusia
Robbuku….
Ku mohon…. Jaga aku disetiap detik perjalanan waktu menujuMu… Agaar tak ada penyesalan dihari nanti…
Peluk aku dengan SyahidMu
Karna ku tanpamu butiran debu….

Untukmu (Laki-Laki)






Bertahanlah kau disana pada Robb kita..
Tuhan sang pemilik cinta dan kasih sayang…
Jangan kau umbar kasih sayangmu pada wanita, dan juga aku
Jangan, sekali-sekalipun jangan…

Wahai laki-laki,
Kau tahukan wanita begitu mudah tergoda dengan keindahan
Dan sangat mudah terayu
Hati mereka lembut bermain penuh perasaan
Maka ketika kau mengeluarkan kata-kata indah yang menyanjung,
Sungguh bohong jika ia tak luluh walau hanya sedikit
Maka ketika kau memberikan perhatian lebih
Sungguh bohong jika ia tak merasa bahagia dan tersanjung
Tapi sungguh itu sebenarnya itu adalah tusukan yang begitu tajam menusuk
Tamparan yang begitu panas menanah
Kami luluh… Kami bahagia … Kami melihat aroma rasa itu …. 

Ah …
Tapi sebenarnya Hati kami remuk regam
mendengar kata-kata manis dan melihat perhatianmu yang lebih pada kami… J
Kami tak ingin lupa pada Rabb kami hanya karna kata-kata manismu
Kami tak ingin rabb kami cemburu hanya karna kami sediki merindukan kata-kata itu
Sekali lagi, kami adalah wanita…

Tolong jangan paksa kami memiliki rasa sepertimu
Tolong jangan rayu dan berikan perhatianmu untuk kami
Bukan berarti kesombongan meledak-ledak untukmu
Kami hanya ingin ada ridho dalam setiap langkah-langkah kami
Biarkanlah kami diperlakukan sama seperti saudara yang lain ..
Tanpa sanjungan dan perhatian darimu ..
Karna itu seungguh akan membuat aman pada hati kami
Hati yang seharusnya memikirkan ALLAH, hati yang seharusnya menyanjung Allah, hati yang seharusnya merindukan Allah  ^_^ 

Cukuplah saat ini kasih sayang perhatian itu kita persembahkan kepada sang pemilik segalanya
Maaf ini kami lakukan karna kami juga ingin menjagamu dari panasnya neraka
Dan pertanyaan-pertanyaan mencekam diakhirat nanti…
Karna itu akan dipertanggung jawabkan ….